Penembakan Saat Shalat, PBNU Justru Dukung Tindakan Densus 88. Aneh!!


Jakarta – Ditengah kecaman terhadap Densus 88 yang dinilai melanggar HAM dan serampangan dalam melakukan penembakan dan penangkapan, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj  justu menilai penembakan teoris saat tengah menjalankan ibadah salat oleh Densus 88 adalah hal yang wajar.

Menurut Said Aqil, polisi berhak untuk menangkap bahkan menembak pelaku teroris. “Itu wajar, teroris adalah musuh negara. Musuh negara juga musuh Islam,” ujarnya, Selasa (28/9).

….Polisi berhak untuk menangkap bahkan menembak pelaku teroris. “Itu wajar, teroris adalah musuh negara. Musuh negara juga musuh Islam,” ujarnya….

Namun begitu, Said Aqil juga menyayangkan tindakan represif yang dilakukan densus 88 karna tindakan membunuh tidak dibenarkan dalam ajaran islam.

“Kita mendukung proses pengejaran, penangkapan hingga pemberantasan terorisme tapi tidak dengan membunuh pelaku. Karena cara tersebut selain tidak dibenarakan menurut agama, juga tidak akan dapat memutus mata rantai terorisme.”

Sekalipun membahayakan negara, Said Agil beranggapan proses hukum terhadap teroris lebih tepat dibandingkan metode mati di tempat oleh densus 88, “Lebih baik teroris dijatuhi hukum mati oleh pengadilan,” ucapnya.

Mengenai tindakan pelanggaran HAM yang dilakukan Densus 88, Said Aqil menilai bahwa tindakan tersebut sah-sah mengingat aksi yang dilakukan para teroris selama ini telah mengancam keamanan. (voa-islam.com)

This entry was posted in berita lokal. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s