Bela Ahmadiyah, PKS Dipertanyakan Keislamannya


Berbeda dengan mayoritas umat dan ulama Islam yang mendesak pembubaran Ahmadiyah, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) justru meminta pemerintah untuk melindungi sekte Ahmadiyah. Menurut PKS, negara perlu melindungi sekte atau aliran yang ada di Indonesia, termasuk Jemaah Ahmadiyah.

Hal tersebut diutarakan Sekjen PKS Anis Matta kepada inilah.com, usai membuka acara Musyawarah Wilayah (Muswil) II DPW PKS Sulsel di Ballroom Celebes Convention Center (CCC), Makassar, Sabtu (2/10/2010).

Menurut Anis, terkait soal Ahmadiyah yang tak pernah selesai ini, diperlukan payung hukum yang jelas oleh pemerintah. Pemerintah harus melindungi dan memberikan hak hidup bagi Ahmadiyah sebagai sekte.

“Kekerasan harus dicegah, memang perbedaan kadang membuat kita berkonflik, kalau hanya melakukan dan memikirkan itu saja kita tidak bisa maju sebagai bangsa yang besar yang memiliki banyak perbedaan,” ujar Anis.

Ia menambahkan, mengenai penanganan pengamanan di beberapa lokasi konflik yang terjadi akhir-akhir ini, ia menyayangkan kesigapan aparat keamanan yang telah lalai menjalankan tugasnya. Sebab, lanjutnya ada konflik yang mestinya tak perlu terjadi karena dan bisa dicegah.

Sikap umat Islam sudah sangat jelas: Menteri Agama RI, Majelis Ulama Indonesis (MUI), Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama dan ormas-ormas Islam menginginkan pembubaran Ahmadiyah secepatnya. Tapi PKS justru mendesak pemerintah supaya melindungi Ahmadiyah.

Walhasil, mari kita renungkan petuah KH Ali Mustafa Ya’qub. Menurut ulama pakar hadits nasional yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal ini, umat Islam yang tak mendukung pembubaran Ahmadiyah, perlu dipertanyakan (keislamannya?). [taz/inilah, republika]

This entry was posted in berita lokal. Bookmark the permalink.

10 Responses to Bela Ahmadiyah, PKS Dipertanyakan Keislamannya

  1. Kedunghalang says:

    Walhasil, mari kita renungkan petuah KH Ali Mustafa Ya’qub. Menurut ulama pakar hadits nasional yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal ini, umat Islam yang mendukung pembubaran Ahmadiyah, perlu dipertanyakan (keislamannya?). Kita juga perlu mempertanyakan pemahaman KH Ali Mustafa Ya’qub tentang tentang Kebebasan Beragama (yang dijamin oleh UUD 1945) Pancasila, HAM dan Bhineka Tunggal Ika?

  2. Kedunghalang says:

    Walhasil, mari kita renungkan petuah KH Ali Mustafa Ya’qub. Menurut ulama pakar hadits nasional yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal ini, umat Islam yang mendukung pembubaran Ahmadiyah, perlu dipertanyakan (keislamannya?). Kita juga perlu mempertanyakan pemahaman KH Ali Mustafa Ya’qub tentang Kebebasan Beragama (yang dijamin oleh UUD 1945) Pancasila, HAM dan Bhineka Tunggal Ika?

  3. muslim says:

    kedunghalang ahmadiyah? Atau pks? Ah sama statusnya.

  4. abdi says:

    HHmmm… memang PKS skarang beda ama yg dulu….
    mengecewakan PKS sekarang.. lebih banyak ngawurnya, apalagi di ketuai Tifatul sembiring… jdi miring” dwehh…

  5. yunus bukhori says:

    sekarang memang lain dengan yang lalu,begitu cepat perubahan waktu dan tujuan juga beda.kasihan dengan pelopor atau pendiri PKS yang bersusah-susah hendak menampilkan warna dan corak ideal bagi kenderaannya,namun belum sempat sampai di tujuan warna itu sudah dirubah dengan warna yang mencolok.tapi kita mau bilang apa?

  6. hady-aceh says:

    ya emang gitu.. Dulu kan masih bayi minim susu ibu,sekarang udah besar minum susu hewan,ya kebawa deh sifat susunya…!

  7. klo dah masuk ranah politik n pulus mang repot nah pendanaan pks itu dri mn,n negara mana…..?

  8. nurhani says:

    jangan” PKS emg Ahmadiyah tuh…

  9. silahkan download tautan berikut bayan dari Dewan Syariah pusat PKS terkait sikap resmi PKS terhadap ahmadiyah.. https://groups.google.com/group/muslim-kl/attach/900b4c3c5a216fc7/bayan_dsp_ahmadiyah.pdf?hl=tl&part=4 . Berikut perintah Allah untuk bertabayun ketika mendapatkan informasi: “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah (kebenarannya) dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu”. (Al-Hujurat: 6)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s